
Sekilas, tidak ada yang berbeda dari penampilan dan tingkah polah Sigrid Minerva Boni Avibus atau yang akrab disapa Boni ini. Bocah berusia tujuh tahun ini memiliki keceriaan yang sama dengan anak kecil lain pada umumnya. Namun, siapa sangka bocah yang mengenakan kacamata ini ternyata punya segudang aktivitas. Mulai dari teater, baca puisi, monolog, hingga aktivitas yang tidak lazim dilakukan anak seusianya, yakni orasi. Pernah bergabung di Teater Laskar Panggung pada tahun 2008, dan kini aktif di Teater Anak Negeri, Boni telah melakukan pementasan sebanyak lebih dari lima puluh dan beberapa di antaranya adalah kolaborasi bersama dengan seniman besar seperti Putu Wijaya dan Slamet Rahardjo. Tidak salah jika julukan ‘seniman cilik’ disematkan padanya. Berikut adalah hasil wawancara Deandra Syarizka dari Portal Perempuan dengan Sigrid Minerva Boni Avibus:
Mulai pentas sejak kapan?
Sejak umur 5 tahun
Bagaimana awalnya?
Sejak ikut teater diajak Ayah.
Ketika pertama kali diajak langsung berani tampil?
Nggak aku latihan-latihan dulu, semangat. Terus ditanya mau latihan teater ? terus aku bilang mau. Dari situ muali pentas-pentas.
Kenapa suka baca puisi?
Teater itu kan banyak, jadi harus segala macem bisa. Suka puisi awalnya juga dari teater.
Udah pentas di mana aja?
Udah banyak, kemarin terakhir aku ikut Indonesian Got Talent di Indosiar.
Lolos?
Lolos tapi baru babak 1, babak 2-nya belum tahu
Baca puisi?
Iya, baca puisi

Pementasan mana yang paling berkesan?
Semuanya lah. Semuanya kan udah sering jadi seneng
Siapa yang ngajarin tampil selain ayah?
Kang Yusef Mudiyana dari Laskar Panggung.
Iya, awalnya aku ikut itu. Terus sekarang ikut Teater Anak Negeri, teater yang isinya anak-anak semua.
Kalau belajar orasi, dari mana?
Orasi juga dari teater. Teater itu kan banyak, ada tari, nyanyi, monolog, teater, orasi. Terus aku diajak orasi. Orasi yang ingin disampaikan orang. Kalau kemarin mah orasinya Obama
Kenapa suka orasi?
Ya gara-gara aku latihan teater sama orang teater yang udah dewasa, cuma aku doang yang paling kecil. Dari situ diajak, jadi suka deh.
Mengerti isi orasinya?
Iya, kan akunya harus ngerti dulu kalo baca itu.
Woow. Tentang orasinya Obama, belajar orasinya bagaimana?
Ngapalin. Naskahnya diprint terus diapalin.
Sekolah terganggu gak?
Paling kecil aku dapet 8. Berkisar 8-9an lah
Kok pinter banget sih?
Hihihihi
Katanya Boni masuk sekolahnya kemudaan?
Iya aku muter-muter gak ada yang mau nerima akhirnya di SDN Banjarsari keterima
Memang waktu itu umurnya berapa?
4 tahun
Gak TK dulu?
Gak, TK-nya di rumah
Kalau teman Boni ada yang suka pentas gini juga?
Ada sih yang suka baca puisi
Ada yang suka baca orasi?
Nggak sih, jarang-jarang
Kalau orasi bikinan sendiri udah pernah?
Belum
Kalo orasi, bikinan siapa aja selain orasinya Obama yang pernah dibawakan Boni?
Belum, baru Obama aja.
Mau sampai kapan pentas?
Aku belum tahu
Yang mengatur jadwal pentas siapa?
Disesuaikan dengan yang ngadain acaranya terus aku ngomongin ke Ayah dulu
Pernah kolaborasi sama siapa saja?
Sama Putu Wijaya pernah, terus aku orasi tahun 2008 sama Slamet Rahardjo. Banyak lagi sih, sama walikota Bandung, gubernur.
Penghargaannya udah banyak?
Iya tapi pentas bukan lomba
Di blog Boni ada foto Boni lagi dapat penghargaan sebagai “The Best Female Actor in Supporting Role”. Bisa diceritakan?
Itu awalnya dari teater, judul filmnya Behind The Curtain. Yang bikin Teater Topeng namanya Om Bil. Aku tadinya belum kenal, terus kenalan, diajak main film deh. Acaranya lomba di Maranatha, Bandung International School.
Pertanyaan terakhir, Boni cita-citanya jadi apa?
Aku sih mau jadi presenter sama presiden.







